Kamis, 11 Agustus 2011

5 Keanehan di Jakarta (Just For Fun)

Beberapa puluh tahun tinggal di Jakarta, membuat saya mahfum kondisinya dan tidak terlalu shock dengan hal-hal yang sebenarnya ganjil yang mudah sekali kita temui di sekeliling kita. Sebenarnya cuma hal kecil seperti sampah yang berserakan ataupun pengendara yang berkendara berlawanan arah. Hal kecil, tapi kadang membuat dahi kita mengerinyit; berpikir "kok bisa ya?" Yah, kenapa ga bisa? Ini Jakarta man.

Ada banyak keanehan di Jakarta, tapi kali ini saya cukup ambil 5, yang kadang membuat saya senyum-senyum sendiri or kadang gondok setengah mati dan mungkin suatu hari, semoga jangan, menjadi apatis terhadap situasi-situasi ajaib tersebut. Cekidot

1. Membuang sampah DI SEBELAH tempat sampah

Ga bermaksud sarkastik, tapi memang bener-bener lucu. Entah siapa yang salah, apa pembuat tempat sampah yang kurang ngejreng mengecat tempat sampah atau salah persepsi dari si pembuang sampah yang mungkin berpikir "sekeliling bak sampah adalah juga tempat sampah." Cuma the doers and The Almighty yang tau alasannya. Oh iya, ini juga termasuk orang-orang yang merasa terlalu "buang waktu" untuk membuka tutup tempat sampah, lalu meletakkan sampahnya pada tutup tempat sampah. Orang-orang seperti ini lebih sulit disalahkan karena "tutup tempat sampah adalah juga bagian dari tempat sampah." Well, we have thousands of reasons (or excuses) for doing anything.

 2. Iklan (untuk) Masyarakat "Jangan Buang Sampah Di Sini."
 
Iklan, atau lebih tepatnya "reminder" seperti itu (atau "iklan" dengan kata yang kasar seperti "Yang Buang Sampah Di Sini A***ng") mudah kita temui di tembok rumah orang, di pinggir kali, di pinggir jalan, atau di tempat yang memang semestinya bukan tempat yang layak dikotori. Aneh. Tapi itulah faktanya.  

3.  Parkir di Bawah Tanda DILARANG PARKIR
Nah, ini contoh keanehan yang lain yang bisa kita lihat dengan mudah di Jakarta kita, ehm, yang tercinta. Banyak alasan kenapa para supir memarkirkan kendaraan padahal jelas terlihat ada tanda P tersilang, antara lain; lahan parkir yang sempit, terburu-buru, tempat parkir resmi jauh dari tujuan, atau.... ga paham tanda itu. Yah, apa aja bisa lah..... bungkus!

4. "MACET....."

Bukan mengeluh loh.... tapi hanya mencoba mengkopi paste fakta sederhana yang dirilis oleh koran nasional kita dan info dari Mbah Google. Yuk mari dicek .....
Berita dari viva news:

Per Hari di Jakarta Tambah 240 Mobil Baru

Tingginya jumlah produksi kendaraan bermotor di Jakarta dipengaruhi membaiknya ekonomi.

Selasa, 18 Mei 2010, 14:53 WIB
Siswanto, Sandy Adam Mahaputra
Arus Lalu Lintas Macet di Jalan Gatot Subroto (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
VIVAnews -  Gubernur Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan bahwa setiap hari sepeda motor yang beredar di jalan raya Jakarta bertambah 890 unit. Sedang jumlah mobil bertambah 240 unit.
Tambahan jumlah kendaraan itu, "Tidak berimbang dengan luas jalan," kata kata Fauzi dalam loka karya tentang masalah lalu lintas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa 18 Mei 2010.
Bertambahnya jumlah kendaraan itu, kata Fauzi Bowo, lantaran ekonomi masyarakat kian membaik. Hingga kini jumlah kendaraan yang lalu lalang di Jakarta sekitar 6,5 juta unit.
Dari jumlah itu, 98 persen di antaranya adalah kendaraan pribadi. Dan cuma dua persen saja yang merupakan kendaraan umum. Dua  persen itu, lanjut Fauzi Bowo, "Mengangkut 66 persen dari total penduduk Jakarta."


Saran dari YLKI?

YLKI: Jakarta Tak Butuh Penambahan Jalan, Tapi Pembatasan Kendaraan

 Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus menggeber pembangunan 6 jalan layang non tol diberbagai ruas jalan di Jakarta. Pembangunan ini untuk mengurai kemacetan yang tidak terbendung lagi. Padahal, pembatasan jumlah kendaraan dinilai lebih krusial dibanding penambahan jalan.

"Yang dibutuhkan Jakarta bukan penambahan jalan, tapi pembatasan kendaraan," ujar kata Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Soedaryatmo kepada wartawan, Jumat, (25/2/2011).

Menurut Soedaryatmo, kemacetan akan tetap terjadi jika penambahan kendaraan tidak dibatasi. Ini karena pertambahan jalan itu terbatas, sementara kendaraan terus bertambah.

"Ini karena pertumbuhan kendaraan  tidak terbatas sedangkan pertambahan jalan terbatas," ucap Soedaryatmo.



(sumber: detikoto)


5. Mengendara tidak pada tempatnya
Mantab!

melanggar berjamaah. polisi juga bingung nilangnya

"we just fill the gap, mate!"

trotoar masih lega....

Yah, hal tersebut di atas kemungkinan besar karena kemacetan yang ga bisa ditolelir. bukan hal yang bagus sih, tapi 'untung' motor, coba kalau mobil mau coba-coba begini, sudah pasti hasilnya berbeda. Ini salah satunya:

Yah, ini cuma for fun. Hitung-hitung mencari celah untuk mentertawakan diri sendiri di antara riuhnya keadaan di sekeliling kita yang kadang membuat kita salting; salting karena ga tau harus tersenyum atau marah melihat keanehan-keanehan seperti itu.


Wassalam




Jumat, 05 Agustus 2011

Belajar Melihat Dari Sudut Pandang Yang Berbeda

Hobi jeprat jepret bukan hobi satu dua orang. Dari anak-anak kecil yang udah melek tekhnologi sampe oma opa yang ga mau ketinggalan zaman hobi melakukan hal yang satu ini. Entah asal jepret dengan kamera ponsel yang masih beresolusi rendah sampai yang keren punya. Tinggal pilih yak dipilih dipilih....

Setiap moment di kehidupan kita rasanya berharga untuk dilewatkan, rasanya lokh...untuk yang lagi bete dan kurang menikmati hidup saat ini, yah, semoga roda berputar and good mood kembali pada tempatnya. Amin. Nah, salah satu cara untuk mengabdikan moment menyenangkan tersebut adalah dengan foto.

Satu foto bisa menggambaran beribu realita (semoga ga dicap "lebay" hehehe). Percaya atau ga, terserah, sing penting, kepercayaan pada The Almighty ga luntur. Coba deh tengok Foto-foto usang kita. Entah foto zaman sekolah ataupun acara keluarga atau acara rekreasi bersama teman sekantor, baik mantan teman sekantor atau masih tetap keep in touch sampai sekarang. Banyak yang bisa diceritain. Mulai dari namanya, sifat teman kita tersebut, pengalaman bersama dia, suasana saat foto tersebut diambil, dan seterusnya sampai dengan konflik dengan orang tersebut, kalau ada. Banyak yang bisa diceritakan dari selembar foto.

Masih ingat ketika pergi bersama dengan mantan teman satu tempat kerja. Banyak yang bawa kamera. Baik kamera ponsel maupun kamera digital proffesional. Hasilnya bisa beda, bisa sama, tapi bukan berarti kamera lebih mahal bisa bercerita lebih banyak, kalau hasil lebih baik, bisa jadi. Semua tergantung angle ketika foto-foto tersebut diambil. Saya punya dua contoh foto yang diambil dari angle yang berbeda. Fotographer amatir yang suka iseng tapi hasilnya..... tetap amatir ha ha ha. Cekidot


nature and natural

looks natural
 
Beberapa teman koment "kurang kerjaan" tapi seorang teman bilang, "Bagus, Sar. Upload di fb dong." Jadilah foto itu diupload karena single request tersebut (well, tanpa request- pun sebenarnya, pasti di upload hehehe).  Sekilas dilihat, saya langsung suka hasilnya, entah karena alasan apa. Tapi mungkin karena angle yang ga biasa. Sebenarnya banyak foto hasil orang yang punya amazing angle, dan bisa di lihat di Mbah Google kita nih. Salah satu respon yang mendadak saya berikan menjawab koment teman via fb adalah "melihat dari sudut pandang yang berbeda." Awalnya ga ada yang menarik dari kata-kata klise tersebut, belakangan, kalimat tersebut menjadi setengan mantra pembebas sumpek dari kehidupan sehari-hari.

Mulailah ceritanya... eng ing eng...

Beberapa saat yang lalu, seorang kerabat dari daerah yang jauh, menelpon dan mengirim sms mengucapkan selamat puasa. Hal yang ganjil mengingat bukan kebiasaan orang tersebut untuk menyapa. Demi kesopanan, jari menekan petunjuk reply dan mengetik ucapan terima kasih dan mengucapkan selamat berpuasa juga. Tapi tenyata, hal tersebut tidak berhenti. Dibalik semuanya, tersimpan sebuah request besar untuk minta dipenuhi. Gosh! Serasa ingin membanting ponsel tersebut kalau ga inget harga ponsel ga murah untuk saya. Bukan semata request yang tidak pada tempatnya, tapi lebih dari itu, tak ada pertanyaan simpati apakah si penerima sms dalam keadaan baik atau tidak atau tingkat kemampuan si penerima. Sudah terlanjur.

Malamnya, sms request tetap diterima, tapi dengan porsi yang berbeda. Dengan susah payah menjaga emosi ketika menjawab, akhirnya sms tersebut berhenti. Entah apa yang akan dikatakan orang tersebut setelahnya. Who cares!

Malam hari, ketika selesai membasuh muka dengan air wudhu, banyak hal yang tiba-tiba teringat. Tentang mantan teman sekerja, tentang teman chatting, tentang foto-foto, dan tentang sms request tersebut. Sesaat saat geli mengingat foto dengan angle yang tidak biasa tersebut. Tapi bukankah saya suka dengan hal yang tidak biasa.

Saat itu juga jari menekan beberapa tombol ponsel, mengirim sebuah ungkapan kebingungan ke seorang teman di luar pulau Jawa.

"Apakah gw harus bersukur atau merasa sial karena dihubungi ketika mereka hanya butuh gw aja? Mungkin gw harus bersukur juga, karena dengan itu, secara ga langsung, gw dipercaya buat membantu mengatasi masalah mereka. Walaupun, tanpa mereka tahu, bahwa kondisi gw juga terjepit. Yah, gw harus melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang berbeda."

Mantra klise, tapi berguna.


Salam Sukses     

(Sekali lagi) Tentang Marah (dan Manfaatnya juga)

Sudah takdirnya manusia diciptakan dengan emosi. Ga cuma marah, tapi bahagia, sedih, frustasi, dan lain lain yang cuma bisa dirasakan sendiri. Well, banyak hal yang sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata (kalau gitu digambar aja gimana?)

Banyak hal yang bisa menyebabkan marah, entah kelakuan teman sebangku yang iseng, or kondisi di kereta ekonomi yang sumpek, or pelayanan publik seperti pelayanan di kejaksaaan yang ga diatur dengan baik sehingga kami, "para pelanggar lalu lintas", harus merasakan hal yang lebih parah dari keadaan di kereta ekonomi (demi menjaga "kehormatan" ambil SIM yang disita tanpa jasa calo). Entah apa maksud kata "terhormat" di spanduk kejaksaan disana. Yang pasti, berbahagialah yang mempunyai uang lebih karena bisa memakai jasa calo, jadi nyawa bisa aman. (Curcol buat instansi terkait, dicatet!)

Walaupun marah sesuatu yang normal yang sulit ditahan, tapi efeknya ga jelek semua sih, dua hal positif dari marah - yang terkontrol - :
  • Kemarahan sebagai pelindung, kenapa pelindung? karena dengan kita mengeluarkan amarah kita dapat mengurangi ancaman atau intimidasi yang menyerang kita atau orang yang berada disekitar kita.
  • Kemarahan untuk didengar, dalam keadaan tertentu, marah bisa dijadikan alat untuk mengekspresikan sesuatu. Contoh, para demonstran harus menunjukkan kamarahan mereka kepada pemerintah / badan yang dituju agar tindakan mereka itu didengar. Atau contoh lain, sekumpulan orang yang berjejal menunggu, bukan menunggu tepatnya, tapi berjejal mencoba menerobos pintu sidang untuk mengambil STNK or SIM yang di sita polisi berteriak huuuu keras berulang-ulang meski diminta untuk tertib. Bagaimana bisa tertib kalau pengaturannya payah! Saling dorong seperti masyarakat yang diiming-imingi sembako, tapi bedanya, kalau beruntung, orang yang berjejal untuk sembako, bisa mendapatkan sesuatu untuk dimakan, tapi ini, berjejal untuk setelahnya beridiri di depan hakim yang hanya bicara 2 kalimat "apa pelanggarannya?". Ketika dijawab, "ga nyalain lampu". Si hakim hanya berkomentar, "bayar 60 ribu di luar." MANIS!!!  Contoh lainnya, seorang guru yang marah kepada muridnya yang ngobrol saat sang guru sedang menerangkan.
Ada juga beberapa kajian tentang marah. Cekidot
  • Menurut Charles Spielberger, Ph.D., seorang ahli psikologi yang mengambil 3spesialisasi studi tentang marah. Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat yakni sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenalin dan noradrenalin.
  •  Mark Gorkin—seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan— membagi marah dalam empat kategori; marah yang disengaja, marah spontan (marah yg dilakukan secara tiba-tiba), marah konstruktif (marah yang disertai ancaman terhadap orang lain) dan marah destruktif (marah yang ditumpahkan tanpa rasa bersalah).
  • Marah juga merupakan satu bentuk komunikasi. Karena adakalanya orang lain baru mengerti maksud yang ingin disampaikan ketika kita marah. Bentuk penyampaian marah bisa berbeda-beda bergantung pada lingkungan dan kondisi sosial budaya yang membentuknya. Di Jepang, orang sering diam saat marah karena memang orang-orang Jepang tidak terbiasa mengekspresikan perasaannya. Berbeda dengan orang Amerika yang lebih berterus terang mengungkapkan perasaannya atau sama halnya dengan Suku Batak di tanah air kita.
  • Marah adalah manusiawi. Marah yang bisa berdampak buruk adalah marah yang tidak dikelola. Sebaliknya bila Anda mampu mengelola amarah dengan tepat, maka ekspresi kemarahan Anda justru akan menyehatkan. Hal ini sudah terbukti pada sebuah penelitian yang menyatakan marah akan lebih baik daripada memendam perasaan jengkel.
  • Bagaimana marah yang menyehatkan itu? Yakni marah yang beralasan yang bukan karena faktor subjektif semata. Lontarkan kemarahan atau kejengkelan Anda sewajarnya saja. Sampaikan, penyebab utama kejengkelan itu. Bukan marah yang sekadar menuruti emosi yang meledak-ledak, kemudian melampiaskannya melalui kata-kata, ekspresi dan perlakuan yang kasar karena dapat merugikan orang lain. Untuk itu, dalam keadaan marah kita harus mengedepankan rasio. Sehingga kemarahan itu jadi lebih terkendali
  •  Bagi Anda yang selama ini kerap mengumbar marah tanpa alasan kuat, ada 4 langkah yang dapat dilakukan:
-          Mengidentifikasi kesalahan sikap dan pendirian yang memengaruhi seseorang menjadi marah secara berlebihan. Bila telah diketahui dan diperbaiki kesalahan ini, umumnya Anda bakal lebih mudah mengendalikan marah.
-          Mengidentifikasi faktor-faktor dari masa kecil yang menghambat kemampuan untuk mengekspresikan amarah. Faktor-faktor ini termasuk ketakutan, penolakan dan ketidaktahuan.
-          Mempelajari cara tepat untuk mengekspresikan kemarahan sehingga tetap dapat menguasai situasi yang menimbulkan kemarahan itu, bahkan secara lebih efektif.
-          Menutup luka-luka yang mungkin tertinggal oleh pengaruh emosional dari kemarahan yang menghancurkan.
 Sumber Mbah Google, niponk blogspot, n pengalaman pribadi


Salam Sukses

Sabtu, 18 Juni 2011

LARANGAN VS ALASAN

1. Kenapa harus membilas dengan tanah bila terkena air liur anjing?
- dalam air liur anjing ternyata ada virus berbentuk pita cair dan, membilas dengan tanah, bisa menyerap mikroba dan virus-virus yang menempel pada wadah. Selain itu, tanah juga mengandung tetracycline dan tetarolite, yaitu materi-materi yang bisa membunuh kuman-kuman. Sebagai tambahan info, menurut Dr. Al Isma'lawi Al-Muhajir bahwa air liur anjing mengandung virus yang bisa menimbulkan penglihatan kabur dan kebutaan, yaitu virus tocks characins.

2. Babi haram? Cekidot
- Pada babi kandungan uric acid atau asam uratnya tinggi dan babi hanya mengeluarkan 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sisanya 98%? tersimpan rapi di dalam tubuhnya, sodara-sodara. Perlu diketahui, uric acid ini bertanggung jawab terhadap banyak masalah kesehatan yang timbul.

- Babi adalah binatang terjorok dan terakus di dunia. Dia makan apa saja dan selalu mengunyah walau sudah kenyang. Babi memakan tanah, kotoran, sampah, bahkan bila sudah kenyang, ia akan muntah lalu memakan muntahannya tersebut. Hal inilah yang memungkinkan babi menjadi inang dari berbagai macam parasit dan bakteri. termasuk virus H5N1 dan virus flu burung.

- Yang paling populer tentu aja cacing pita. Cacing pita berkembang dalam usus 12 jari manusia dan menjadi dewasa dalam beberapa bulan. Jumlah cacing pita bisa mencapai 1000 ekor dengan panjang antara 4-10 meter. Cacing ini menyebabkan disfungsi pada organ tempat dia menempel dan bahkan cacing ini bisa berjalan sampai ke otak kita.

- Masih banayak lagi tentang babi sebenarnya, tapi pasti akan panjang sekali jadinya.

3. Si Tom, temannya Jerry, alias Anjing juga haram. Ada alasannya.
- Islam melarang sesuatu pasti ada alasannya. Nah, larangan makan anjing dan binatang bertaring lainnya adalah karena mereka memakan bangkai atau hewan lain dan.....darah dalam hewan tersebut mengadung berbagai macam sumber penyakit.

4. Darah atau Produk berbahan darah juga haram.
- Dalam darah terdapat kandungan urid acid yang tinggi. Nah, uruc acid ini bila menumpuk terlalu banyak, bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan.

5. Meminum air yang kemasukan lalat.
- Minum engga minum engga. Yang mana? ternyata dalam hadist disebutkan bahwa air yang kemasukan lalat masih boleh diminum ASALLL.... lalatnya dicelupkan lalu dibuang. Karena dalam satu sayap lalat terdapat penyakit dan satunya lagi terdapat penawarnya (H.R. Bukhari).

6. Jangan panik lalu berteriak dan kocar kacir bila ada meteor jatuh ke bumi (seperti dalam pelem armagedon itu lokh).
- Memang ga gampang tuk ga panik. Tapi cekidot dulu and lihat apa yang seHARUSnya kita lakukan dan PASTI bisa kita lakukan: SUJUD. Kenapa? Karena bumi memikili medan magnet dan tubuh kita mengandung zat besi. Ketika meteor jatuh ke bumi, terjadi induksi magnetik sehingga ada peningkatan kadar medan magnet yang membahayakan tubuh manusia. Maka sujud merupakan penetralnya. Karena dengan sujud atau menempelkan dahi ke bumi, maka medan magnet akibat induksi magnetik akan menjadi normal di tubuh kita. 

Unsur besi dalam tubuh manusia hanya mungkin beredar secara bebas ketika ada medan magnet, jadi sujud bisa diibaratkan pengisian kembali medan magnet kita karena bila kekurangan medan magnet, maka unsur zat besi dalam tubuh menjadi loyo dan bisa mengakibatkan kanker, darah tinggi, stroke, sulit tidur, dll. (Sabili, Edisi Mei 2011).

7. Dilarang makan dan minum sambil berdiri. Ada alasan logisnya, selain karena terdapat dalam Hadist.
- Minum sambil duduk donk....Selain karena lebih sehat, sopan, selamat, hal ini karena cairan yang masuk dalam tubuh dalam keadaan berdiri akan membentur usus dengan keras dan bila terjadi dalam jangka waktu lama, akan menimbulkan disfungsi pencernaan. Selain itu, air yang masuk ke dalam tubuh dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Air yang kita minum akan diposkan ke dalam penyaringan yang ada dalam ginjal. Bila kita minum dalam keadaan berdiri, air langsung menuju kandung kemih dan terjadi pengendapan di ureter yang nantinya menyebabkan batu ginjal.   

- Makan juga duduk donk... karena dalam keadaan berdiri, otot dalam keadaan tegang dan bekerja keras karena mempertahankan tubuh agar stabil. Bila kita makan saat berdiri, menyebabkan refleksi saraf yang bila terjadi terus menerus membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadi luka pada lambung. Para dokter menemukan bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat yang berbenturan dengan makanan atau minuman. 

8. Tidur jangan menghadap ke kiri (ada hadistnya juga), alasannya?
- Mengistirahatkan otak sebelah kiri. Yup, karena dengan tidur pada posisi sebalah kanan maka otak sebelah kiri yang mempersarafi segala aktifitas tubuh bagian kanan akan membantu kita terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat/ diam seperti pegendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi.

- Mengurangi beban jantung. 
Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lain. Kalau miring kiri, meneyebabkan curah jantung berlebihan.

- Mengistirahatkan lambung.
Lambung kita berbentuk koma dengan ujung katup keluaran mejuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Ketika tidur manghadap kiri, maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna dan bercampur asam lambung) akan sedikit terganggu, dan memperlambat proses pengosongan lambung.
- Merangsang BAB

Dengan miring sebelah kanan, proses pengisian sigmoid lebih cepat dan akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah BAB.


Dari berbagai sumber, khususnya Mbah Google

Salam Sukses

Minggu, 12 Juni 2011

Trouble is a Friend???

Trouble Is A Friend
Songwriters: Kripac, Lenka; Salter, Thomas;

Trouble he will find you no matter where you go, oh oh
No matter if you're fast, no matter if you're slow, oh oh
The eye of the storm or the cry in the mourn, oh oh
You're fine for a while but you start to lose control

He's there in the dark, he's there in my heart
He waits in the wings, he's gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!

Trouble is a friend but trouble is a foe, oh oh
And no matter what I feed him he always seems to grow, oh oh
He sees what I see and he knows what I know, oh oh
So don't forget as you ease on down the road

He's there in the dark, he's there in my heart
He waits in the wings, he's gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh

So don't be alarmed if he takes you by the arm
I won't let him win, but I'm a sucker for his charm
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!

Oh how I hate the way he makes me feel
And how I try to make him leave, I try
Oh oh, I try!

He's there in the dark, he's there in my heart
He waits in the wings, he's gotta play a part
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh

So don't be alarmed if he takes you by the arm
I won't let him win, but I'm a sucker for his charm
Trouble is a friend, yeah trouble is a friend of mine, oh oh!
Ooo, oh ooo, ooo ahh

 
Awalnya, ketika pertama kali mendengarkan lagu ini, yang terekam hanya nadanya yang easy listening, kemudian menyadari judul lagunya. Trouble is a Friend. Cukup lucu. Tapi makin kesini, makin didengarkan dan dibaca seluruh liriknya, ternyata tentang hidup sehari-hari yang selalu dibayangi masalah.

Kadang kala ketika masalah datang, yang pertama kali keluar adalah keluhan, "kenapa gue???" (Eits, enak aja mau limpahin ke orang lain hehehe), normal lah, siapa sih yang mau sport jantung menghadapi bos galak or teman yang ga bisa di ajak kerja sama or guru yang naudzubillah galak or menghadapi murid yang berulah entah yang keberapa kalinya? Ga ada. 

Dealing with the problem memang susah-susah gampang. Tapi ini ada beberapa tips dari internet, dan bisa diaplikasikan, kalau mau:

1. Berdoa (prioritas).
Dikatakan bahwa Dia lebih dekat dari urat nadi kita, jadi semuanya pasti sudah ada jalannya dan tidak pernah lebih besar dari kemampuan kita sebagai manusia. 
Di kantor seorang teman, saya membaca sebuah motto dari perusahaan itu diantara banyak motto yang terpajang rapi di dinding, disana tertulis, "JANGAN KATAKAN "WAHAI ALLAH, MASALAHKU SANGAT BESAR", TAPI KATAKAN, "WAHAI MASALAH, ALLAH ITU SANGAT BESAR."

2. Cobalah untuk tenang.
Klise banget ya?? Tapi berguna. Makin emosional seseorang, makin sulit berpikir bersih. Cara paling awal yang bisa dilakukan adalah dengan berganti posisi. Maksudnya, kalau emosi datang dan kita dalam keadaan berdiri, cobalah untuk duduk, bila dalam keadaan duduk, cobalah untuk berbaring (tapi lihat sikon yaaa, jangan asal tiduran di paha orang). Posisi seperti itu membantu kita lebih relax, karena jantung akan bekerja lebih ringan dan sirkulasi udara bisa lebih lancar memasuki otak.

3. Menangis.
Ga perlu takut dibilang cengeng. Tiap bagian dari tubuh kita diciptakan pasti ada gunanya. Sebuah riset mengatakan bahwa air mata mengandung protein yang bisa membuat tubuh kita relax ketika protein itu keluar melalui air mata kita. Subhanallah.

4. Berendam air hangat (jika memungkinkan) 
Air hangat bersifat vasodilatasi, alias melebarkan pembuluh darah, jadi sirkulasi udara bisa lebih lancar ke otak kita.

5. Tahan diri.
Tahan diri disini, banyak macamnya:
a. Tahan diri dari menjelek-jelekkan orang. You know lah... ketika kita bermasalah dengan orang lain, kita pasti memposisikan diri kita pada posisi yang selalu benar. Orang lain selalu salah. Pada saat itulah sulit untuk kita menjadi objective. Kita cenderung "lebay" dan mendramatisir masalah. Hasilnya? kesalahan yang tidak seberapa menjadi seolah-olah sesuatu yang bisa menghancurkan bumi dan isinya (lebay deh ahhh). Maksudnya, kesalahan seseorang yang kecil, menjadi "seolah-olah" sangat besar, dan ketika kita menjelek-jelekkan orang lain, kita lupa bahwa kita sudah menghancurkan dunia orang itu di depan teman-teman kita yang mendengarkan cerita "lebay" kita.

b. Tahan diri dari nafus makan. OMG, jangan salahkan makanan yang menumpuk di depan mata or jangan salahkan emosi kita. Kitalah yang harus mengontrol emosi, dan bukan sebaliknya. Itulah guna otak dan hati kita. Berpikir jernih.

c. Tahan diri dari belanja. Penyakit perempuan nih, stress terus belanja tanpa sadar bahwa masalah lain bisa muncul akibat tagihan kartu kredit yang membengkak or uang makan yang dipakai belanja. Apes kan?
Kembali ke Lagu Lenka lagi, ada lirik dimana tertulis, "... i won't let him win but i am sucker for his charm.."
Yah, masalah bisa membuat hidup kita berwarna. Jangan mau kalah oleh masalah, tapi kalau ga ada masalah, hidup akan menjadi super duper flattttt. Kita toh menjadi kuat seperti kita sekarang karena ditempa oleh masalah-masalah.

Yah, itu aja deh tips-tipsnya and tulisannya, semoga berguna and semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik ditiap moment di hidup kita. 

Amin ya Allah


Salam Sukses
       

FACEBOOK OH FACEBOOK

Tiada hari tanpa facebook. Mungkin itu motto sebagian besar orang pengguna internet or pengguna smartphone. Sebenarnya ga perlu tunggu 24 jam kemudian malah, kadang kala, baru sign out beberapa puluh menit, kekangenan tuk baca-baca koment, entah yang penting or sekedar koment sampah yang kadang ga jelas or menggantung, seperti "ah, akhirnya aku harus mengambil keputusan" or "kuharap dia tau aku menunggu." Ohhh come onnnnn.

Di dunia sekarang ini, sekitar 630 juta pengguna facebook dan di Indonesia sendiri terdapat sekitar 35 juta orang dan didominasi oleh laki-laki dan bila dikelompokkan menurut usia, pengguna terbanyak adalah mereka yang berusia diantara 18-24 tahun. Siasanya adalah range usia 14-17 dan 25-34 dengan jumlah yang hampir seimbang. Satu lagi hal yang penting, Indonesia menduduki peringkat kedua dalam jumlah pengguna facebook, tepat di bawah setelah USA, tempat asal fb.

Sebenarnya sih terserah dari masing-masing kita mau menggunakan fb untuk tujuan apa, selama ga menyerang salah satu pihak or menjalankan rencana busuk seperti menculik anak orang. Namun sayangnya, hal negatif seperti itu banyak terjadi. Bukan hanya di Indonesia, bahkan di London, Pimpinan Gereja Katholik di Inggris mengaku sangat prihatin terhadap fenomena jejaring sosial seperti facebook or my space alasannya karena intensitas tatap muka menurun drastis dan mengurangi kehidupan sosial mereka. Keprihatinan dia ditambah dengan adanya ajakan untuk melakukan bunuh diri masal via fb dan adanya kasus Mega Gillan, yang saat itu berusia 15 tahun, melakukan bunuh diri dikarenakan diejek oleh temannya via fb (Telegraph, 2009). 

Di Indonesia sendiri, salah satu kabar menghebohkan karena efek negatif dari fb adalah kasus Devi, seorang ABG Bandung, siswi SMP yang dibawa kabur (tas kaleeee, dibawa kabur) oleh seorang yang dikenal "ganteng" di fb. Ga tanggung-tanggung, dia dibawa kabur selama setengah bulan alias 15 hari. Repot deh urusan. Tapi fenomena penculikan seperti itu jumlahnya bukan hanya hitungan jari, tapi bisa jadi ratusan dan bisa jadi juga, fenomena gunung es alias, jumlah yang tidak terdeteksi bisa jadi jauh lebih banyak daripada yang dilaporkan.

Mari kita persempit lagi. Sebenarnya ga perlu jauh-jauh lihat efek negatif dari fb. Coba tengok anggota keluarga kita. Entah sudah seberapa apatis those fb freak terhadap lingkungannya. Satu contoh keapatisan bisa saya ambil dari teman saya sendiri. Saking asiknya ber fb ria via BB, dia ga menyadari kalau anaknya sudah sampai rumah dengan selamat dan baru sadar ketika anaknya kompain, "Mama, aku udah di rumah, mama masih fb-an aja sih." Sang mama langsung tidak enak hati, tapi apakah intensitas menggunakan fb berkurang? ternyata tidak sama sekali. 

Saya ingat, pertama kali saya menggunakan fb, beberapa tahun lalu, itupun karena rasa penasaran karena ingin tahu apa yang dirasakan para pengguna fb yang sampai kadang-kadang mengabaikan waktu istirahat demi mendapatkan comment terhadap apa yang mereka rasakan atau gaya rambut mereka yang baru or sekedar pamer kalau mereka berada di tempat fitnes or salon or di dalam mobil (biar terlihat tajir, bo). Ga tahan membaca "sampah-sampah" tersebut, akhirnya saya diactivated account itu setelah digunakan beberapa bulan. Ga semua "sampah" sihhh hehehe, ntar banyak yang protes lageee, tapi "kebanyakan" memang "sampah." 

Cerita yang lain lagi datang dari seorang teman yang merasa sakit hati, bahkan sampai sekarang, karena membaca coment yang diposting oleh seseorang, yang dia bisa pastikan ditujukan untuknya. Facebook bahkan dipakai untuk saling menyerang. Gaswat.

Selain hal-hal tersebut, ada juga printilan negatif dari fb, antara lain: mata lelah melototin layar computer or layar ponsel, tangan pegel, apatis, kepala pusing, males beranjak kalau dah pewe melototin fb, kesemutan karena berada dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama, etc. You mention it.

Hal yang positif dari fb banyak juga sih, yang pasti silaturahmi dengan teman-teman yang sudah lama ga ketemu, fb memang berfungsi mendekatkan yang jauh (asal yang dekat ga jadi jauh yax), jualan (yax dipilih dipilih), info acara seru or bahkan jarkom buat demo, or kampanye. Bahkan Obama juga pake fb untuk kampanye, n beberapa politikus dari Indonesia juga begitu. Kalo artis or bands sih, sebagian besar menggunakan fb sebagai ajang promo.

Fuhhhh, banyak sisi negatif, ga kalah banyak juga sisi positif. Intinya pengendalian diri. Tahu mana prioritas and mana yang cuma buat fun. Pekerjaan menunggu diselesaikan, anak menunggu orang tuanya pulang bekerja karena butuh menjadi yang pertama untuk di perhatikan, dan bukan kedua setelah fb, peliharaan butuh dikasih makan, tanaman butuh disiram. Banyak yang sebenarnya bisa kita lakukan bila kita diskon waktu kita di depan fb.



Salam Sukses    

Kamis, 09 Juni 2011

MALAM HARI DI CIPINANG

Jakarta kota kecil dengan penduduk yang besar. Kurang lebih 9 juta orang tinggal di daerah yang luasnya kurang lebih 661,25 km2 dan berarti dihuni sekitar 12.951 jiwa/ km. Padat. Arus urbanisasi yang belum juga bisa dibendung pemerintah membuat jumlah penduduk Jakarta semakin meledak. Hal ini sangat terasa sekali kalau kita menyempatkan diri melihat keadaan di terminal Pulo Gadung. Satu orang pergi meninggalkan Jakarta, beberapa belas datang dengan harapan untuk merubah keadaan ekonomi keluarga dengan modal tekad yang kadang kala kempis di tengah jalan.

Makin banyak orang, berarti persaingan semakin ketat, itu hukum alam yang bahkan sudah kita pelajari sejak kita duduk di bangku SD. Makin banyak penduduk yang bermukim di Jakarta, makin sempit lapangan kerja yang tersedia, makin besar kemungkinan tuk menjadi penganggur. Sekedar tambahan, jumlah penganggur di Indonesia sudah mencapai 9.39 juta jiwa (per Agustus 2008) atau 8.39% dari total angkatan kerja (Tempointeraktif.com).

Banyak cara yang bisa dilakukan orang untuk survive, mulai dari struggle untuk mencari pekerjaan halal at any cost, ataupun dengan jalan pintas seperti merampok, mencuri, berjudi (walaupun ini kemungkinannya kecil, tapi toh kemungkinan tetap kemungkinan, patut dicoba, JIAO!!!), sampai dengan bisnis esek-esek atau prostitusi.

Bicara tentang prostitusi, ada hal menarik yang saya temukan ketika melewati Cipinang beberapa hari yang lalu. Menarik karena sebelumnya, entah berapa puluh kali melewati daerah itu, saya tidak menaruh perhatian lebih tehadap aktifitas "waving toward the bikers or the drivers" tersebut. Tapi berhubung malam itu kurang kerjaan, saya lambatkan laju sepeda motor demi melihat "pajangan" hidup di pinggir jalan remang-remang.

Pikiran yang pertama timbul ketika melihat pemandangan dan penampilan mereka adalah, "kok kuat yaaa melawan hawa malam yang panas tapi dingin plus ditambah asap knalpot, khusunya knalpot metro mini yang terkenal kejam menyemprot siapa saja yang berani berada dibelakangnya." Mungkin terdengar silly, tapi itulah pikiran seorang penderita asma yang bosan dengan asap knalpot.

Sengaja saya sedikit mengendara ke pinggir, demi melihat lebih jelas pelaku "bisnis" esek-esek tersebut. Beberapa dari mereka masih muda, bisa jadi jauh di bawah saya, walaupun sudah ditutupi sedemikian rupa dengan make up yang tebal, tetap bisa terlihat. Ada juga wanita setengah baya yang ikut andil meramaikan persaingan tersebut, yang dengan kasus make up yang sama, gagal menutupi usia mereka. Tapi bukan itu pointnya, sebenarnya. Itu cuma opini tambahan tapi berguna, semoga.

Beberapa pengendara sepeda motor berhenti dan sepertinya terjadi tawar-menawar. Waktu itu, saya tidak melihat ada pengendara yang berhasil meraih tawaran harga dari kupu-kupu malam yang mereka taksir. Entah berapa tarif yang mereka pasang dan entah berapa kisarannya.

Makin jauh mengendara, makin terasa kalau bisnis ini "mampu" memperkerjakan banyak orang. "Mampu" disini bukan pujian, tapi bentuk keprihatinan dari seorang perempuan dan dari salah seorang pendatang di Jakarta. Sedikit demi sedikit berbagai perasaan muncul: miris, prihatin, kasihan, salut, geli, dan terakhir, kesal.

MIRIS, PRIHATIN, KASIHAN apapun namanya tetap satu akar di bawah "simpati", tapi hanya sekedar sampai disitu. Berhenti di kata "simpati", karena saya tidak bisa berbuat sesuatu. Bagaimanapun mereka perempuan yang kemungkinan besar bisa terkena PMS dan kemungkinan besar juga, tidak ada asuransi yang memback- up mereka ketika mereka sakit, dan ada saatnya, mereka "pensiun" dan,... puff... semua hilang. Uang maupun kemungkinan tuk mendapatkan uang dari pekerjaan mereka saat ini. Tapi sukur-sukur mereka sudah merencanakan masa depan dengan cara mereka sendiri.

Perasaan lain, SALUT, muncul ketika melihat beberapa perempuan setengah baya ikut dalam persaingan tidak seimbang itu. Entah apa yang ada di pikiran mereka dan entah apa yang ada di pikiran anak-anak mereka, kalau mereka punya. Tapi, seorang ibu pada dasarnya tidak ada yang tega melihat anak-anaknya menderita, apapun akan dilakukan, mungkin untuk mereka, jalan seperti itu yang mereka bisa lakukan saat ini. I don't and I cannot blame, and I don't have right to blame.

Hal yang lain lagi yang saya perhatikan adalah, banyak dari mereka berbody bohay, alias montok menggoda. Kalau ini sudahlah, tidak perlu banyak koment, toh banyak dari kita sudah bisa membayangkan hal itu. Berbeda sekali dengan bayangan saya tentang mereka yang berbodi langsing aduhai. Ternyata, hidup itu lebih berwarna dari yang saya kira.

Makin jauh mengendara, makin dalam saya memikirkan kenapa tidak ada yang berpenampilan "perfect" seperti "putri iklan"-nya ST 12. Tak lama berselang, jauh di depan, saya menangkap suatu bayangan perempuan berbaju putih ketat dan hotpants ketat menggoda, kulit bersih, rambut lurus pirang sebahu tertata rapi dengan semangat melambai ke arah lalu lintas malam yang tidak pernah mati.

Sekejap saya heran karena tidak ada pengendara yang berhenti pada saat itu to take this person, karena saya pikir, wuih... modal ada, tapi pikiran itu tak lama, karena semakin mendekat, saya mendapatkan jawaban: dia seorang laki-laki, or lebih tepatnya "Lady Boy."

Saya tertawa GELI sambil tancap gas, ambil sen kanan lalu berbelok dan berhenti beberapa meter kemudian karena lampu lalu lintas menyala merah sambil terus tertawa dalam hati. Konsentrasi terbelah. Lampu berganti hijau, tancap gas, hati masih terasa geli, tapi cuma beberapa saat karena kemudian saya menyadari kalau seharusnya saya melewati satu lampu merah satu lagi. KESAL, karena terkecoh waria, saya harus memutari camat Pulo Gadung lalu lewat Rawamangun untuk kembali ke jalan yang benar demi mencapai Klender.

Salam Sukses