Kamis, 25 Agustus 2011

Kumpulan SMS Lebaran Lucu n Serius



Bryan Adams said “Please Forgive Me……”
Rio Febrian said “Ooo…. Maaf, maafkan diriku….”
Ruben Studdard said “Well this is my sorry for 2004…”
Yuni Shara said “Mengapa tiada maaf bagiku…”
Elton John said “Sorry seems to be the hardest word…”
Mpok Minah said “Maaf.. bukannya saya ngak ngerti.. bukannya saya
nggak sopan..”
I said “Minal Aidin wal faizin..”

Walaupun Hati gak sebening XL dan secerah MENTARI. Banyak khilaf yang buat
FREN kecewa, kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa dan kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya yang selalu membuat kita HOKI dalam mencari kartu AS selama kita hidup karena kita harus FLEXIbel untuk
menerima semua pemberianNYA dan menjalani MATRIX kehidupan ini…dan semoga amal kita tidak ESIA-ESIA.. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

anak kodok makan ketupat,,makan ketupat sambil melompat,,kita ketemu tak sempat lewat lewat sms pun no what what..

Takbir bergema menggetarkan jiwa,
Sekiranya ada salah dan dosa,
Ampun dipinta dihari mulia.

Andai jemari tak sempat berjabat,
Jika raga tak bisa bersua,
Untuk kata membekas luka,
Semoga pintu maaf masih terbuka.

Menyambung kasih, merajut cinta,
beralas ikhlas, beratap doa.
Semasa hidup bersimbah khilaf,
berharap diri dibasuh maaf.
Minal Aidin Wal Faizdin Mohon Maaf Lahir Dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

The holy and beautiful Syawal will come soon
There is no word proper to welcome it
Except the word of pray and forgiveness
My Majesty if you forgive all my fault
And hope your worship accepted by Allah
The God of Merciful and the Beneficent

Jika semua HARTA adalah RACUN maka ZAKAT-lah penawarnya,
Jika seluruh UMUR adalah DOSA maka TAQWA&TOBAT lah obatnya,
Jika seluruh BULAN adalah NODA maka RAMADHAN lah pemutihnya,MOHON MAAF LAHIR&BATHIN,SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.

buah durian dikerat-kerat,keratnya pakai tali
kawan makan ketupat,ketupat yang wangi
ayo kawan berjabat erat,eratkan tali silahturahmi.
opor ayam tape ragi
kue nastar kue betawi
mpo aye org awam,aye mohon dimengerti
klo aye sempat kasar atawe berani,,,,,,,,,mohon diampuni

Orang ganteng orang jelek.
gue ganteng elo jelek.
lebaran dah dateng
so maafin gw jek

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin …

bermotor ke pasar lupa jalan
jadi deh gagal beli ikan
mumpun puasa sedang berjalan
mari saling beramal kebaikan

word begin with ABC… number begin with 123… music begin with Do Re Mi… and Idul Fitri begin with I Am Sorry…

When it’s black turn white; when it’s dark turn light; when a mistaken
turn forgiveness, kami mengucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf
lahir dan batin.

No Card, No Ketupat, No Parcel, Just SMS Represents Everything …Sins… Laugh.. Tears.. Happy ‘iedul Fitrie.

Potato chip without salt is on the table. Relationship without fault is impossible. Minal aidin wal faizin.’

Time 2 Share, Time 2 love, Time 2 pray, Time 2 forgive, Time 2 joy, Time 2 cheer, Time 2 gather, Time 2 back, Back 2 fitri

If words could kill, I think many people have died because of mine.
And if that’s including you, I would like to apologize for all that I,ve done..
happy Idul Fitri!

I met Iman, Taqwa, Patience, Peace, Joy, Love, Health & Wealth today.
They need a permanent place to stay.
I gave them your address.
Hope they arrived safely to celebrate Idul Fitri with you.
May Allah bless you and family.

Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa beningkan hati seperti XL,
Dapat berpikir luas seperti SIMPATI,
memberi maaf secara cuma2 seperti AS,
memberi banyak kesempatan seperti IM3,
murah senyum seperti JEMPOL,
& yang palingg penting kita dpt berpikir cerah seeprti MENTARI.

Sebelum cahaya Illahi dipadamkan,
sebelum langit runtuh,
sebelum pintu taubat ditutup,
sebelum malaikat menjemput,
sebelum ramadhan tiba,
maaf kalau ada perkataan yg menyinggung sampai telinga panas seperti ESIA..
Jika hati ini seringkali jengkel,
Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri,
Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam
Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki
Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI
Raihlah JEMPOL dari Ilahi

Hati tidak sebening XL & secerah MENTARI. Banyak khilaf yg buat FREN kecewa, kuminta SIMPATImu utk BEBASkan diri dari ROAMING dosa selama hidup. Karena kita harus FLEXIbel utk menerima pemberianNYA. Ijinkan aku untuk MENGISI ULANG Maaf dariku ini. MARHABAN YAA RAMADHAN.

Minggu, 21 Agustus 2011

Pelayanan Kesehatan di Indonesia: Baik atau Buruk?

Ga ada orang yang mau sakit. RALAT. Ga ada orang waras yang mau sakit. Alhamdulillah saya masih waras, walaupun ada beberapa kali, beberapa teman bilang, "gila lw!" he he he. Itu ga masuk hitungan ya....

Di Indonesia banyak jokes, salah satunya joke "orang miskin dilarang sakit." Yah, tergantung sikon sih, itu bisa dianggap joke bisa dianggap sindiran, secara.... biaya berobat mahal dan kalau 'terpaksa' dan sudah divonis harus dirawat, jangan harap bisa masuk melenggang santai kalau belum menyetorkan sejumlah uang dulu (ga semua rumah sakit memang, tapi kebanyakan seperti itu).

Sebenarnya pemerintah sudah cukup baik dengan menyediakan Puskesmas sebagai rujukan awal pasien yang hendak berobat ke rumah sakit besar. Walaupun obat yang diberi obat generik, tapi apalah bedanya dengan obat paten yang diberikan oleh dokter di rumah sakit besar ataupun dokter yang membuka praktek. Malah kadang obat yang diberikan oleh dokter praktek lebih karena 'request' dari perusahaan farmasi demi bonus yang akan diterima bila target terpenuhi.

Pertanyaan! Seberapa baik sih kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia? Siap-siap tau jawabannya ya... mengecewakan (atau justru itu 'predictable answer?' hehehe)

Cuplikan berita dari www.kabarindonesia.com yang berhasil di googling menyatakan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia adalah yang terburuk di ASEAN. Tolong ga perlu dibaca ulang. Sekali baca sudah cukup menyakitkan. Tapi itulah faktanya. Angka-angka ini bisa dijadikan supporting data dari berita tersebut (diambil dari situs yang sama):

KabarIndonesia - Usia harapan hidup penduduk Indonesia menurut WHO berkisar rata-rata 66,4 tahun. Angka ini jauh berada lebih rendah daripada angka harapan hidup Negara Vietnam rata-rata 69,6 tahun, Filipina rata-rata 68,3 tahun, Malaysia rata-rata 72 tahun, dan Singapura rata-rata 79,6 tahun. Sedangkan angka kematian ibu di Indonesia berjumlah 230 per 100 ribu kelahiran hidup, Vietnam 130, Filipina 200, Malaysia 41, Singapura 15. Sedangkan angka kematian bayi di Indonesia berjumlah 39 per 1000 kelahiran hidup, Vietnam 31, Filipina 28, Malaysia 8, Singapura 3.

Banyak alasannya kenapa pelayanan di negeri kita (tercinta) bisa jadi terburuk, salah satunya ini nih... masih dinukil dari situs yang sama:

"Menurut dr. Nugroho Wiyadi, MPH, ada pelaku pelayanan primer yang secara profesi tidak memiliki kompetensi dan kewenangan yang memadai, sehingga penanganan penyakit tidak sesuai standar, dan sering terjadi pemakaian berbagai obat secara tidak tepat yang pada akhirnya mengakibatkan ketidakefektifan biaya, dan juga masalah-masalah lain seperti resistensi obat akibat pemakaian obat antibiotik.

Pemahaman masyarakat yang lemah tentang sistem pelayanan kesehatan primer (puskesmas/Dokter Praktek Umum) dan sekunder (Rumah Sakit), mengakibatkan mereka tidak mengikuti sistem rujukan yang ada. “Masyarakat pada kelas ekonomi lemah cenderung memilih pelayanan kesehatan yang paling dekat dan murah, tidak peduli apakah petugas yang dia mintai pertolongan tersebut memiliki kewenangan dan kompetensi yang memadai. Sedangkan masyarakat pada kelas ekonomi menengah ke atas cenderung langsung memeriksa diri ke dokter spesialis dengan berbagai risiko ketidaktepatan pemilihan jenis dokter spesialis yang dipilihnya,” papar Nugroho."


Kalimat yang dicetak miring, secara ga langsung menyatakan "sering terjadi malpraktek."

Suka atau ga suka, kita sudah sering dengar atau baca tentang kasus malpraktek dan berbagai keluhan lain yang menyangkut masalah pelayanan kesehatan di Indonesia. Miris mendengar berita tentang mal praktek, dan lebih miris lagi bila kita menjadi salah satu korban dari mal praktek tersebut. Saya salah satu korbannya.

Awal tahun kemarin (2010) saya terserang sesak napas yang berat, berobat ke klinik 24 jam, dinyatakan asma dan diberi inhalasi (jujur, sesak ga berkurang, tapi hati sedikit riang karena dokternya caemmmmm banget), juga diberi obat oral untuk asma. Sekali minum, jantung saya berdegup cepat. Obat saya hentikan.

Beberapa hari kemudian, saya kembali ke klinik yang sama tapi ditangani oleh dokter yang berbeda, kali ini dokter sepuh, tapi sayang sekali bukan dokter yang sama :(. Saat itu saya berharap kalau dokter senior itu akan memberi solusi lebih baik. Tapi yang saya dapatkan malah diagnosa yang membuat saya heran: infark miokard. Saya, 28 tahun, dinyatakan infark miokard dan diberi obat jantung. Satu lagi, saat itu saya membawa hasil rontgen paru yang sebelumnya saya lakukan di klinik swasta, jadi bisa rontgen tanpa surat rujukan.

Beberapa kali saya konsumsi obat itu, sesak memang sedikit berkurang, tapi jantung terasa berat. Sampai pada klimaksnya, pagi buta, saya terpaksa dibawa ke RSUD yang 15 menit ditempuh dari rumah. Dada sebelah kiri terasa berat dan nyeri pada lengan kiri. Obat-obat dari klinik 24 jam dan hasil rontgen saya tunjukkan, dan petugas medis segera melakukan EKG. Hasil: Jantung normal senormal normalnya normal. Satu hal yang saya terekan jelas adalah ekpresi dari dokter jaga UGD yang keheranan melihat obat yang saya tunjukkan. Dia hanya berguman, "obat jantung. Di stop ya," katanya. I already did it, doc. 

Pemeriksaan fisik normal, paru bersih, tapi dokter tetap merujuk saya ke pulmonologist karena sesak yang menetap. Saya nurut. Tokh RSUD tersebut cukup lengkap, pulmonologist ada, dan menurut jadwal, pulmonologist mulai praktek jam 7 pagi. Diulang: MULAI JAM 7 PAGI. Saat itu jam menunjukkan pukul 6.30 pagi. Saya pikir saya beruntung, hanya menunggu 30 menit. "Hanya", yah, 30 menit nunggu, itu normal lah... ditengah rubber watch culture. 

Ternyata unfortune tetap ngintil (apa salahku......hix hix).

Jam bergerak perlahan ke jam 8. Pasien makin menumpuk. Kesabaran mulai habis. Loket saya datangi dan jawaban dari petugas, "dokter biasanya telat 2 jam." katanya dengan nada masam. "Dokter goblok!!!" 'Pujian' tersebut keluar otomatis dari hati saya yang paling dalam lalu kembali ke tempat duduk. Pasrah.     

Petugas tersebut benar, pukul 9, seorang laki-laki tegap berjalan bergegas melewati pintu masuk klinik paru. Tebakan saya, itu dokternya. Saya ga salah.

Menunggu lagi sekitar 30 menit untuk dipanggil, pasien makin menumpuk. Pikiran saya bisa-bisa sampai sore nih dokter kalau pasiennya sebanyak ini, konsul bisa-bisa 10 menit lebih, lalu dikalikan sekian puluh pasien, hasilnya? Banyak!!

Tapi khusnodzon tidak perlu, karena saya salah besar!

Ketika nama saya dipanggil, saya hanya mengambil file saya dan.... duduk menunggu kembali! Sekitar 10 menit kemudian, saya masuk ke salah satu ruang praktek, ternyata dokter yang super duper telat tersebut. Khusnudzon tidak berlaku sama sekali, karena dokter hanya bicara seadanya dan menayakan yes/no questions. Saya mencoba menguraikan hal yang saya rasakan sebelumnya dan yang saya rasakan saat itu. Tapi sikap seorang ahli paru tersebut jauh dari sikap yang diharapkan. He was totally not a good listener. Pemeriksaan fisik dilakukan hanya sebatas memeriksa paru dan itupun dalam keadaan duduk.

Kurang dari 5 menit, saya sudah di luar ruang praktek dokter tersebut dengan resep di tangan. Ga ada yang lebih ingin saya lakukan selain pulang dan istirahat meredakan emosi.

Saya masih beruntung karena saya masih lebih muda daripada banyak pasien di luar klinik yang masih menunggu. Banyak dari mereka orang tua dan anak-anak dalam kondisi fisik lebih lemah dari saya saat itu. Entah apa yang ada dalam pikiran dokter dan segenap manajemen RSUD tersebut.

Dalam waktu kurang dari satu jam, impian saya untuk istirahat di rumah terwujud. Tapi satu pikiran membuat saya terjaga sebelum akhirnya tumbang tertidur efek dari obat penenang yang diberikan oleh dokter paru sang dokter telat.

Beberapa hari berselang, ketika pikiran sudah agak fresh, walau nafas masih berat, saya memaksakan diri pergi ke klinik tempat saya didiagnosa infark miokard. Saat itu kondisi sedikit flu, sebuah alasan untuk melihat file saya di sana. Saya tidak berniat untuk mengkonsumsi obat yang akan diberikan. Sama sekali.

Beruntung, dokter yang praktek saat itu adalah dokter caem sebelumnya, jadi, yah, bisa dibilang saya sedikit terobati lah... (pasien ganjen!!! Tapi cuci mata woi!). Sekitar 5 menit lebih saya menunggu sang resepsionis mencari file lama saya. Tapi tidak ditemukan. Akhirnya, saya memakai file baru. Saya hanya tersenyum sedih. Data kesehatan hilang. Bahkan sampai sekarang. Beberapa kali saya berobat ke tempat tersebut masih dengan file yang baru tersebut, dengan menelpon sebelumnya pastinya, untuk memastikan bahwa saya tidak akan ditangani oleh dokter sepuh tersebut. Ga harus dengan dokter caem ntu, yang penting bukan dokter sepuh tersebut. Harga Mati!)
 
Sesak masih saya rasakan sampai sekarang, terutama ketika stress berat. Tapi sekarang saya cenderung memilih pengobatan tradisional dan secara agama. Hasilnya mungkin tidak bisa secepat pengobatan modern, tapi keamanan lebih saya rasakan. Maaf, saya bukan membujuk untuk beralih ke tradisional, walaupun pengobatan tradisional sudah dibuktikan dengan riset bisa lebih efektif dan aman dari medis, tapi kadang pola pikir kita sudah dikuasai oleh pikiran bahwa modern medication dengan obat lebih baik, jadi, up to u, all readers.

Pulmonologist dari RSUD tersebut hanya memberi saya obat penenang. Dia dokter pintar, harus saya akui, karena bisa melihat dan membaca adanya masalah pada sisi psikis pasien walaupun dengan gesture yang menyebalkan. Dia tahu pasiennya "hanya" terbebani secara psikis dan bukan fisik. Tapi sayang, hanya sebatas itu hal positif yang bisa digali dengan susah payah dan itupun butuh waktu sekian minggu.

Saya hanya satu dari sekian banyak orang korban dari malpraktek. Jadi maaf, saya harus setuju bila ada yang berpendapat bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia masih buruk. Mungkin ini hanya satu cerita dan bisa jadi beberapa orang menganggap ini sangat subjektif. Tapi sekali lagi, maaf, satu nyawa mungkin tidak berpengaruh pada keseimbangan dunia secara global, tapi satu nyawa bisa menghancurkan dunia kecil dari beberapa individu.

Tolong, hargai nyawa. Ingatlah sumpah dan terikatlah dengan sumpah. Bukan semata uang.


Salam Sukses


Kamis, 11 Agustus 2011

5 Keanehan di Jakarta (Just For Fun)

Beberapa puluh tahun tinggal di Jakarta, membuat saya mahfum kondisinya dan tidak terlalu shock dengan hal-hal yang sebenarnya ganjil yang mudah sekali kita temui di sekeliling kita. Sebenarnya cuma hal kecil seperti sampah yang berserakan ataupun pengendara yang berkendara berlawanan arah. Hal kecil, tapi kadang membuat dahi kita mengerinyit; berpikir "kok bisa ya?" Yah, kenapa ga bisa? Ini Jakarta man.

Ada banyak keanehan di Jakarta, tapi kali ini saya cukup ambil 5, yang kadang membuat saya senyum-senyum sendiri or kadang gondok setengah mati dan mungkin suatu hari, semoga jangan, menjadi apatis terhadap situasi-situasi ajaib tersebut. Cekidot

1. Membuang sampah DI SEBELAH tempat sampah

Ga bermaksud sarkastik, tapi memang bener-bener lucu. Entah siapa yang salah, apa pembuat tempat sampah yang kurang ngejreng mengecat tempat sampah atau salah persepsi dari si pembuang sampah yang mungkin berpikir "sekeliling bak sampah adalah juga tempat sampah." Cuma the doers and The Almighty yang tau alasannya. Oh iya, ini juga termasuk orang-orang yang merasa terlalu "buang waktu" untuk membuka tutup tempat sampah, lalu meletakkan sampahnya pada tutup tempat sampah. Orang-orang seperti ini lebih sulit disalahkan karena "tutup tempat sampah adalah juga bagian dari tempat sampah." Well, we have thousands of reasons (or excuses) for doing anything.

 2. Iklan (untuk) Masyarakat "Jangan Buang Sampah Di Sini."
 
Iklan, atau lebih tepatnya "reminder" seperti itu (atau "iklan" dengan kata yang kasar seperti "Yang Buang Sampah Di Sini A***ng") mudah kita temui di tembok rumah orang, di pinggir kali, di pinggir jalan, atau di tempat yang memang semestinya bukan tempat yang layak dikotori. Aneh. Tapi itulah faktanya.  

3.  Parkir di Bawah Tanda DILARANG PARKIR
Nah, ini contoh keanehan yang lain yang bisa kita lihat dengan mudah di Jakarta kita, ehm, yang tercinta. Banyak alasan kenapa para supir memarkirkan kendaraan padahal jelas terlihat ada tanda P tersilang, antara lain; lahan parkir yang sempit, terburu-buru, tempat parkir resmi jauh dari tujuan, atau.... ga paham tanda itu. Yah, apa aja bisa lah..... bungkus!

4. "MACET....."

Bukan mengeluh loh.... tapi hanya mencoba mengkopi paste fakta sederhana yang dirilis oleh koran nasional kita dan info dari Mbah Google. Yuk mari dicek .....
Berita dari viva news:

Per Hari di Jakarta Tambah 240 Mobil Baru

Tingginya jumlah produksi kendaraan bermotor di Jakarta dipengaruhi membaiknya ekonomi.

Selasa, 18 Mei 2010, 14:53 WIB
Siswanto, Sandy Adam Mahaputra
Arus Lalu Lintas Macet di Jalan Gatot Subroto (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
VIVAnews -  Gubernur Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan bahwa setiap hari sepeda motor yang beredar di jalan raya Jakarta bertambah 890 unit. Sedang jumlah mobil bertambah 240 unit.
Tambahan jumlah kendaraan itu, "Tidak berimbang dengan luas jalan," kata kata Fauzi dalam loka karya tentang masalah lalu lintas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa 18 Mei 2010.
Bertambahnya jumlah kendaraan itu, kata Fauzi Bowo, lantaran ekonomi masyarakat kian membaik. Hingga kini jumlah kendaraan yang lalu lalang di Jakarta sekitar 6,5 juta unit.
Dari jumlah itu, 98 persen di antaranya adalah kendaraan pribadi. Dan cuma dua persen saja yang merupakan kendaraan umum. Dua  persen itu, lanjut Fauzi Bowo, "Mengangkut 66 persen dari total penduduk Jakarta."


Saran dari YLKI?

YLKI: Jakarta Tak Butuh Penambahan Jalan, Tapi Pembatasan Kendaraan

 Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus menggeber pembangunan 6 jalan layang non tol diberbagai ruas jalan di Jakarta. Pembangunan ini untuk mengurai kemacetan yang tidak terbendung lagi. Padahal, pembatasan jumlah kendaraan dinilai lebih krusial dibanding penambahan jalan.

"Yang dibutuhkan Jakarta bukan penambahan jalan, tapi pembatasan kendaraan," ujar kata Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Soedaryatmo kepada wartawan, Jumat, (25/2/2011).

Menurut Soedaryatmo, kemacetan akan tetap terjadi jika penambahan kendaraan tidak dibatasi. Ini karena pertambahan jalan itu terbatas, sementara kendaraan terus bertambah.

"Ini karena pertumbuhan kendaraan  tidak terbatas sedangkan pertambahan jalan terbatas," ucap Soedaryatmo.



(sumber: detikoto)


5. Mengendara tidak pada tempatnya
Mantab!

melanggar berjamaah. polisi juga bingung nilangnya

"we just fill the gap, mate!"

trotoar masih lega....

Yah, hal tersebut di atas kemungkinan besar karena kemacetan yang ga bisa ditolelir. bukan hal yang bagus sih, tapi 'untung' motor, coba kalau mobil mau coba-coba begini, sudah pasti hasilnya berbeda. Ini salah satunya:

Yah, ini cuma for fun. Hitung-hitung mencari celah untuk mentertawakan diri sendiri di antara riuhnya keadaan di sekeliling kita yang kadang membuat kita salting; salting karena ga tau harus tersenyum atau marah melihat keanehan-keanehan seperti itu.


Wassalam




Jumat, 05 Agustus 2011

Belajar Melihat Dari Sudut Pandang Yang Berbeda

Hobi jeprat jepret bukan hobi satu dua orang. Dari anak-anak kecil yang udah melek tekhnologi sampe oma opa yang ga mau ketinggalan zaman hobi melakukan hal yang satu ini. Entah asal jepret dengan kamera ponsel yang masih beresolusi rendah sampai yang keren punya. Tinggal pilih yak dipilih dipilih....

Setiap moment di kehidupan kita rasanya berharga untuk dilewatkan, rasanya lokh...untuk yang lagi bete dan kurang menikmati hidup saat ini, yah, semoga roda berputar and good mood kembali pada tempatnya. Amin. Nah, salah satu cara untuk mengabdikan moment menyenangkan tersebut adalah dengan foto.

Satu foto bisa menggambaran beribu realita (semoga ga dicap "lebay" hehehe). Percaya atau ga, terserah, sing penting, kepercayaan pada The Almighty ga luntur. Coba deh tengok Foto-foto usang kita. Entah foto zaman sekolah ataupun acara keluarga atau acara rekreasi bersama teman sekantor, baik mantan teman sekantor atau masih tetap keep in touch sampai sekarang. Banyak yang bisa diceritain. Mulai dari namanya, sifat teman kita tersebut, pengalaman bersama dia, suasana saat foto tersebut diambil, dan seterusnya sampai dengan konflik dengan orang tersebut, kalau ada. Banyak yang bisa diceritakan dari selembar foto.

Masih ingat ketika pergi bersama dengan mantan teman satu tempat kerja. Banyak yang bawa kamera. Baik kamera ponsel maupun kamera digital proffesional. Hasilnya bisa beda, bisa sama, tapi bukan berarti kamera lebih mahal bisa bercerita lebih banyak, kalau hasil lebih baik, bisa jadi. Semua tergantung angle ketika foto-foto tersebut diambil. Saya punya dua contoh foto yang diambil dari angle yang berbeda. Fotographer amatir yang suka iseng tapi hasilnya..... tetap amatir ha ha ha. Cekidot


nature and natural

looks natural
 
Beberapa teman koment "kurang kerjaan" tapi seorang teman bilang, "Bagus, Sar. Upload di fb dong." Jadilah foto itu diupload karena single request tersebut (well, tanpa request- pun sebenarnya, pasti di upload hehehe).  Sekilas dilihat, saya langsung suka hasilnya, entah karena alasan apa. Tapi mungkin karena angle yang ga biasa. Sebenarnya banyak foto hasil orang yang punya amazing angle, dan bisa di lihat di Mbah Google kita nih. Salah satu respon yang mendadak saya berikan menjawab koment teman via fb adalah "melihat dari sudut pandang yang berbeda." Awalnya ga ada yang menarik dari kata-kata klise tersebut, belakangan, kalimat tersebut menjadi setengan mantra pembebas sumpek dari kehidupan sehari-hari.

Mulailah ceritanya... eng ing eng...

Beberapa saat yang lalu, seorang kerabat dari daerah yang jauh, menelpon dan mengirim sms mengucapkan selamat puasa. Hal yang ganjil mengingat bukan kebiasaan orang tersebut untuk menyapa. Demi kesopanan, jari menekan petunjuk reply dan mengetik ucapan terima kasih dan mengucapkan selamat berpuasa juga. Tapi tenyata, hal tersebut tidak berhenti. Dibalik semuanya, tersimpan sebuah request besar untuk minta dipenuhi. Gosh! Serasa ingin membanting ponsel tersebut kalau ga inget harga ponsel ga murah untuk saya. Bukan semata request yang tidak pada tempatnya, tapi lebih dari itu, tak ada pertanyaan simpati apakah si penerima sms dalam keadaan baik atau tidak atau tingkat kemampuan si penerima. Sudah terlanjur.

Malamnya, sms request tetap diterima, tapi dengan porsi yang berbeda. Dengan susah payah menjaga emosi ketika menjawab, akhirnya sms tersebut berhenti. Entah apa yang akan dikatakan orang tersebut setelahnya. Who cares!

Malam hari, ketika selesai membasuh muka dengan air wudhu, banyak hal yang tiba-tiba teringat. Tentang mantan teman sekerja, tentang teman chatting, tentang foto-foto, dan tentang sms request tersebut. Sesaat saat geli mengingat foto dengan angle yang tidak biasa tersebut. Tapi bukankah saya suka dengan hal yang tidak biasa.

Saat itu juga jari menekan beberapa tombol ponsel, mengirim sebuah ungkapan kebingungan ke seorang teman di luar pulau Jawa.

"Apakah gw harus bersukur atau merasa sial karena dihubungi ketika mereka hanya butuh gw aja? Mungkin gw harus bersukur juga, karena dengan itu, secara ga langsung, gw dipercaya buat membantu mengatasi masalah mereka. Walaupun, tanpa mereka tahu, bahwa kondisi gw juga terjepit. Yah, gw harus melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang berbeda."

Mantra klise, tapi berguna.


Salam Sukses     

(Sekali lagi) Tentang Marah (dan Manfaatnya juga)

Sudah takdirnya manusia diciptakan dengan emosi. Ga cuma marah, tapi bahagia, sedih, frustasi, dan lain lain yang cuma bisa dirasakan sendiri. Well, banyak hal yang sulit untuk dilukiskan dengan kata-kata (kalau gitu digambar aja gimana?)

Banyak hal yang bisa menyebabkan marah, entah kelakuan teman sebangku yang iseng, or kondisi di kereta ekonomi yang sumpek, or pelayanan publik seperti pelayanan di kejaksaaan yang ga diatur dengan baik sehingga kami, "para pelanggar lalu lintas", harus merasakan hal yang lebih parah dari keadaan di kereta ekonomi (demi menjaga "kehormatan" ambil SIM yang disita tanpa jasa calo). Entah apa maksud kata "terhormat" di spanduk kejaksaan disana. Yang pasti, berbahagialah yang mempunyai uang lebih karena bisa memakai jasa calo, jadi nyawa bisa aman. (Curcol buat instansi terkait, dicatet!)

Walaupun marah sesuatu yang normal yang sulit ditahan, tapi efeknya ga jelek semua sih, dua hal positif dari marah - yang terkontrol - :
  • Kemarahan sebagai pelindung, kenapa pelindung? karena dengan kita mengeluarkan amarah kita dapat mengurangi ancaman atau intimidasi yang menyerang kita atau orang yang berada disekitar kita.
  • Kemarahan untuk didengar, dalam keadaan tertentu, marah bisa dijadikan alat untuk mengekspresikan sesuatu. Contoh, para demonstran harus menunjukkan kamarahan mereka kepada pemerintah / badan yang dituju agar tindakan mereka itu didengar. Atau contoh lain, sekumpulan orang yang berjejal menunggu, bukan menunggu tepatnya, tapi berjejal mencoba menerobos pintu sidang untuk mengambil STNK or SIM yang di sita polisi berteriak huuuu keras berulang-ulang meski diminta untuk tertib. Bagaimana bisa tertib kalau pengaturannya payah! Saling dorong seperti masyarakat yang diiming-imingi sembako, tapi bedanya, kalau beruntung, orang yang berjejal untuk sembako, bisa mendapatkan sesuatu untuk dimakan, tapi ini, berjejal untuk setelahnya beridiri di depan hakim yang hanya bicara 2 kalimat "apa pelanggarannya?". Ketika dijawab, "ga nyalain lampu". Si hakim hanya berkomentar, "bayar 60 ribu di luar." MANIS!!!  Contoh lainnya, seorang guru yang marah kepada muridnya yang ngobrol saat sang guru sedang menerangkan.
Ada juga beberapa kajian tentang marah. Cekidot
  • Menurut Charles Spielberger, Ph.D., seorang ahli psikologi yang mengambil 3spesialisasi studi tentang marah. Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat yakni sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenalin dan noradrenalin.
  •  Mark Gorkin—seorang konsultan pencegahan stres dan kekerasan— membagi marah dalam empat kategori; marah yang disengaja, marah spontan (marah yg dilakukan secara tiba-tiba), marah konstruktif (marah yang disertai ancaman terhadap orang lain) dan marah destruktif (marah yang ditumpahkan tanpa rasa bersalah).
  • Marah juga merupakan satu bentuk komunikasi. Karena adakalanya orang lain baru mengerti maksud yang ingin disampaikan ketika kita marah. Bentuk penyampaian marah bisa berbeda-beda bergantung pada lingkungan dan kondisi sosial budaya yang membentuknya. Di Jepang, orang sering diam saat marah karena memang orang-orang Jepang tidak terbiasa mengekspresikan perasaannya. Berbeda dengan orang Amerika yang lebih berterus terang mengungkapkan perasaannya atau sama halnya dengan Suku Batak di tanah air kita.
  • Marah adalah manusiawi. Marah yang bisa berdampak buruk adalah marah yang tidak dikelola. Sebaliknya bila Anda mampu mengelola amarah dengan tepat, maka ekspresi kemarahan Anda justru akan menyehatkan. Hal ini sudah terbukti pada sebuah penelitian yang menyatakan marah akan lebih baik daripada memendam perasaan jengkel.
  • Bagaimana marah yang menyehatkan itu? Yakni marah yang beralasan yang bukan karena faktor subjektif semata. Lontarkan kemarahan atau kejengkelan Anda sewajarnya saja. Sampaikan, penyebab utama kejengkelan itu. Bukan marah yang sekadar menuruti emosi yang meledak-ledak, kemudian melampiaskannya melalui kata-kata, ekspresi dan perlakuan yang kasar karena dapat merugikan orang lain. Untuk itu, dalam keadaan marah kita harus mengedepankan rasio. Sehingga kemarahan itu jadi lebih terkendali
  •  Bagi Anda yang selama ini kerap mengumbar marah tanpa alasan kuat, ada 4 langkah yang dapat dilakukan:
-          Mengidentifikasi kesalahan sikap dan pendirian yang memengaruhi seseorang menjadi marah secara berlebihan. Bila telah diketahui dan diperbaiki kesalahan ini, umumnya Anda bakal lebih mudah mengendalikan marah.
-          Mengidentifikasi faktor-faktor dari masa kecil yang menghambat kemampuan untuk mengekspresikan amarah. Faktor-faktor ini termasuk ketakutan, penolakan dan ketidaktahuan.
-          Mempelajari cara tepat untuk mengekspresikan kemarahan sehingga tetap dapat menguasai situasi yang menimbulkan kemarahan itu, bahkan secara lebih efektif.
-          Menutup luka-luka yang mungkin tertinggal oleh pengaruh emosional dari kemarahan yang menghancurkan.
 Sumber Mbah Google, niponk blogspot, n pengalaman pribadi


Salam Sukses

Sabtu, 18 Juni 2011

LARANGAN VS ALASAN

1. Kenapa harus membilas dengan tanah bila terkena air liur anjing?
- dalam air liur anjing ternyata ada virus berbentuk pita cair dan, membilas dengan tanah, bisa menyerap mikroba dan virus-virus yang menempel pada wadah. Selain itu, tanah juga mengandung tetracycline dan tetarolite, yaitu materi-materi yang bisa membunuh kuman-kuman. Sebagai tambahan info, menurut Dr. Al Isma'lawi Al-Muhajir bahwa air liur anjing mengandung virus yang bisa menimbulkan penglihatan kabur dan kebutaan, yaitu virus tocks characins.

2. Babi haram? Cekidot
- Pada babi kandungan uric acid atau asam uratnya tinggi dan babi hanya mengeluarkan 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sisanya 98%? tersimpan rapi di dalam tubuhnya, sodara-sodara. Perlu diketahui, uric acid ini bertanggung jawab terhadap banyak masalah kesehatan yang timbul.

- Babi adalah binatang terjorok dan terakus di dunia. Dia makan apa saja dan selalu mengunyah walau sudah kenyang. Babi memakan tanah, kotoran, sampah, bahkan bila sudah kenyang, ia akan muntah lalu memakan muntahannya tersebut. Hal inilah yang memungkinkan babi menjadi inang dari berbagai macam parasit dan bakteri. termasuk virus H5N1 dan virus flu burung.

- Yang paling populer tentu aja cacing pita. Cacing pita berkembang dalam usus 12 jari manusia dan menjadi dewasa dalam beberapa bulan. Jumlah cacing pita bisa mencapai 1000 ekor dengan panjang antara 4-10 meter. Cacing ini menyebabkan disfungsi pada organ tempat dia menempel dan bahkan cacing ini bisa berjalan sampai ke otak kita.

- Masih banayak lagi tentang babi sebenarnya, tapi pasti akan panjang sekali jadinya.

3. Si Tom, temannya Jerry, alias Anjing juga haram. Ada alasannya.
- Islam melarang sesuatu pasti ada alasannya. Nah, larangan makan anjing dan binatang bertaring lainnya adalah karena mereka memakan bangkai atau hewan lain dan.....darah dalam hewan tersebut mengadung berbagai macam sumber penyakit.

4. Darah atau Produk berbahan darah juga haram.
- Dalam darah terdapat kandungan urid acid yang tinggi. Nah, uruc acid ini bila menumpuk terlalu banyak, bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan.

5. Meminum air yang kemasukan lalat.
- Minum engga minum engga. Yang mana? ternyata dalam hadist disebutkan bahwa air yang kemasukan lalat masih boleh diminum ASALLL.... lalatnya dicelupkan lalu dibuang. Karena dalam satu sayap lalat terdapat penyakit dan satunya lagi terdapat penawarnya (H.R. Bukhari).

6. Jangan panik lalu berteriak dan kocar kacir bila ada meteor jatuh ke bumi (seperti dalam pelem armagedon itu lokh).
- Memang ga gampang tuk ga panik. Tapi cekidot dulu and lihat apa yang seHARUSnya kita lakukan dan PASTI bisa kita lakukan: SUJUD. Kenapa? Karena bumi memikili medan magnet dan tubuh kita mengandung zat besi. Ketika meteor jatuh ke bumi, terjadi induksi magnetik sehingga ada peningkatan kadar medan magnet yang membahayakan tubuh manusia. Maka sujud merupakan penetralnya. Karena dengan sujud atau menempelkan dahi ke bumi, maka medan magnet akibat induksi magnetik akan menjadi normal di tubuh kita. 

Unsur besi dalam tubuh manusia hanya mungkin beredar secara bebas ketika ada medan magnet, jadi sujud bisa diibaratkan pengisian kembali medan magnet kita karena bila kekurangan medan magnet, maka unsur zat besi dalam tubuh menjadi loyo dan bisa mengakibatkan kanker, darah tinggi, stroke, sulit tidur, dll. (Sabili, Edisi Mei 2011).

7. Dilarang makan dan minum sambil berdiri. Ada alasan logisnya, selain karena terdapat dalam Hadist.
- Minum sambil duduk donk....Selain karena lebih sehat, sopan, selamat, hal ini karena cairan yang masuk dalam tubuh dalam keadaan berdiri akan membentur usus dengan keras dan bila terjadi dalam jangka waktu lama, akan menimbulkan disfungsi pencernaan. Selain itu, air yang masuk ke dalam tubuh dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Air yang kita minum akan diposkan ke dalam penyaringan yang ada dalam ginjal. Bila kita minum dalam keadaan berdiri, air langsung menuju kandung kemih dan terjadi pengendapan di ureter yang nantinya menyebabkan batu ginjal.   

- Makan juga duduk donk... karena dalam keadaan berdiri, otot dalam keadaan tegang dan bekerja keras karena mempertahankan tubuh agar stabil. Bila kita makan saat berdiri, menyebabkan refleksi saraf yang bila terjadi terus menerus membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadi luka pada lambung. Para dokter menemukan bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat yang berbenturan dengan makanan atau minuman. 

8. Tidur jangan menghadap ke kiri (ada hadistnya juga), alasannya?
- Mengistirahatkan otak sebelah kiri. Yup, karena dengan tidur pada posisi sebalah kanan maka otak sebelah kiri yang mempersarafi segala aktifitas tubuh bagian kanan akan membantu kita terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat/ diam seperti pegendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi.

- Mengurangi beban jantung. 
Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lain. Kalau miring kiri, meneyebabkan curah jantung berlebihan.

- Mengistirahatkan lambung.
Lambung kita berbentuk koma dengan ujung katup keluaran mejuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Ketika tidur manghadap kiri, maka proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna dan bercampur asam lambung) akan sedikit terganggu, dan memperlambat proses pengosongan lambung.
- Merangsang BAB

Dengan miring sebelah kanan, proses pengisian sigmoid lebih cepat dan akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah BAB.


Dari berbagai sumber, khususnya Mbah Google

Salam Sukses